|
Ungkapan Inda Umar ibnu Khathab |
|
|
|
|
Umar bin Khatab berkata, Apapun musibah yang menimpaku, aku tetap memuji Allah swt. karena empat hal: Pertama, selagai musibah itu tidak menimpa agamaku. Ke dua, musibah yang menimpaku tidak lebih besar kadarnya dibanding dengan musibah yang menimpa agamaku. Ke tiga, Allah swt. akan memberi balasan surga bagiku atas musibah yang menimpaku. Dan ke empat, aku terkenang musibah yang menimpa Rasulullah saw.
Saudaraku, mari kita renungkan prinsip yang menjadi pegangan Sayyidina Umar. Beliau tidak pernah luput mengucapkan alhamdulillah kendatipun beragam musibah menimpanya. Inilah tingkatan ridha yang paling tinggi. Pada umumnya, orang yang terkena musibah akan tetapi apa yang dilakuakan Umar amat berbeda; dia mengucapkan syukur saat musibah menimpanya, selagi yang menimpanya itu berkatian dengan masalah dunia. Sebesar apapun musibah yang bersifat duniawi itu akan terasa ringan dan remah jika dibandingkan dengan musibah yang berkaitan dengan agama. Allah swt. akan membalas musibah yang menimpanya dengan surga. Umar juga teringat dengan musibah yang dialami Rasulullah saw., sehingga apapun yang menimpanya akan terasa ringan. Umar juga pernah berkata, "Demi Allah, aku tidak pernah memperdulikan apapun yang menimpa diriku dalam urusan dunia, baik itu sesuatu yang baik ataupun buruk, kelapangan ataupun kesempitan, kebahagiaan maupun kesedihan selagi aku masih menjadi muslim." |