Monday, 21 May 2012

Bukan kurang cerdasnya pemikiran yang melambatkan perubahan hidup ini, tetapi kurangnya penggunaan dari pikiran dan kecerdasan

 
 
Main Menu
Home
Hubungi Kami
Kamus Online
Percakapan
Menyimak
Resensi
Latihan
Artikel Umum
Agenda Bersama
« < May 2012 > »
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2
Konsultasi Online
Dhuyufuna
 
Perdagangan yang Membawa Keberuntungan PDF Print E-mail

Mari kita renungkan sabda Rasulullah saw. yang bersumber dari Abu Hurairah ra. Ia berkata, Rasulullah saw.  bersabda, "Siapa yang bersedekah dengan sebiji kurma dari usaha yang halal, karena Allah swt. tidak akan menerima (sedekah) kecuali dari yang halal, maka sesungguhnya Allah swt. akan menerimanya, lalu merawatnya untuk orang yang menyedekahnnya sebagaimana salah seorang di antara kalian merawat kuda sampai menjadi seperti gunung     (baca: berkembang biak)." HR Bukhari

aka, jangan sampai ada di antara kita yang berkata, Aku tidak mempunyai sesuatu yang bisa aku sedekahkan. Atau, Aku hanya memiliki (harta) sedikit dan itu pun tidak cukup untuk kebutuhanku dan juga keluargaku. 

Dalam riwayat lain yang bersumber dari Sayyidah Aisyah ra., bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya Allah swt. akan merawat sedekah salah seorang di antara kalian meski hanya sebiji kurma ataupun satu kepal (baca: satu suapan) sebagaimana salah seorang di antara kalian merawat kudanya sampai menjadi (banyak) seperti gunung uhud." HR Ahmad

ika kita mencermati dengan baik hadits di atas, kita akan mendapati bahwa Allah swt. membuka pintu (kebajikan) bagi semua kalangan. Seakan-akan  Allah swt. memanggil, "Wahai orang yang miskin, wahai orang yang kaya, wahai para wanita, wahai para lelaki, wahai para pelajar, wahai para pegawai, wahai orang yang berkecukupan, wahai orang yang tidak mempunyai harta, tidakkah kalian masih memiliki sebiji kurma ?!" "Siapapun yang bersedekah meskipun hanya dengan sebiji kurma dari hasil yang halal." Yang terpenting adalah harta tersebut di dapat dari usaha yang halal. Kalau demikian adanya, Insya Allah, akan diterima di sisi-Nya.

Tatkala Sayyidah Aisyah ingin bersedekah, beliau mengambil satu dirham dan diselipkan di sela-sela bajunya sebelum diberikan kepada fakir miskin, lantas beliau mengelurakan dirham tersebut dan memberikan kepadanya. Semua ini beliau lakukan karena hatinya telah dipenuhi dengan keimanan, dan tujuan dari apa yang dilakukannya adalah ridha Allah swt. Beliau melakukan hal itu demi menggapai surga Allah swt. Beliau juga paham bahwa sedekah yang dikeluarkannya akan diterima di sisi Allah swt. sebelum pada akhirnya berada di tangan orang yang berhak. Karena itu, beliau menyelipkan dirham yang dimilikinya di sela-sela baju, lantas memberikannya kepada fakir miskin. Pada saat Sayyidah Aisyah ditanya, mengapa beliau melakukan hal yang sedemikian. Beliau menjawab, "Sesungguhnya sedekah itu akan diterima di sisi Allah swt., sebelum berada di tangan fakir miskin."
 
< Prev   Next >

Langganan Newsletter
Home arrow Artikel Umum arrow Perdagangan yang Membawa Keberuntungan
 
www.kursusbahasaarab.net - Cara Muda Mempelajari Bahasa Arab On line dan off line