|
Alangkah indahnya sekiranya kita mau berinfak di jalan Allah swt. Mungkin kita akan bertanya pada diri sendri, berapa banyak harta yang akan saya infakkan? Ketahuilah bahwa permasalahan yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan secara nyata, tidak hanya sebatas mendengar dan bertanya tanpa disertai dengan perbuatan nyata.Allah swt. berfirman, "Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu." (al-Munaafiquun : 10) antas Allah swt. melanjutkan ayat tersebut dengan kalimat, "Sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat," (al-Munaafiquun : 10) Kenapa demikian …? "yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku Termasuk orang-orang yang saleh?" (al-Munaafiquun : 10) Beberapa ayat di atas hendaknya kita cermati dan renungkan dengan. Berkenaan dengannya, para ulama berkata, "Ayat ini (al-Munaafiquun : 10) menunjukkan bahwa berinfak di jalan Allah swt. merupakan suatu perbuatan yang paling banyak disesali oleh umat manusia di kala ia meninggal dunia." Melalui ayat tesrebut, Allah swt. menyeru kepada kita agar berinfak sebelum pada akhirnya kita meninggalkan alam yang fana ini. "Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu." sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat. Ya Allah, sekiranya Engkau memberi kesempatan lagi padaku, aku akan "bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"
Apa yang diingat oleh seseorang setelah meninggal dunia adalah harta kekayaan yang tinggalkannya, karena ia telah menghabiskan umurnya untuk mengumpulkan harta kekayaan tersebut, yang pada akhirnya ditinggalkan dan diwariskan kepada anak-anaknya. Tatkala ajal menjemputnya, ia akan berkata, kenapa aku meniggalakan harta kekayaanku? Lantas ia menyesali semua yang dilakukannya seraya berkata, kenapa dulunya aku tidak berinfak dengan harta kekayaan yang aku miliki? Aduh, sekiraya aku mengnfakkannya di jalan Allah swt., sekiraya aku dikembalikan lagi ke bumi, "aku akan bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?" Saudaraku, sbelum semuanya terlambat, sebelum penyesalan datang meyapa kita, sebelum tangis dan tetesan air mata membasahi ke dua pipi kita, dan sebelum ajal datang, yang itu artinya akan menutup kesempatan kita untuk beramal baik dan beribadah, bersegera menyisihkan sebagian harta yang dititipkan Allah kepada kita. Berikan kepada orang-orang yang lagi nestapa,menjerit karena derita yang dialaminnya, menggeliat karena kelaparan. Ulurkan kepada anak yatim yang mungkin tidak lagi mendapat sentuhan kasih dari orang tuanya. Bahagiakan mereka, buat mereka tersenyum, belai rambutnya, dan tunjukkan kasih sayang anda kepadanya. Insya Allah, dengan semua itu, Allah akan memberi jalan keluar atas kemelut dan permasalahan yang terus mengiringi dan membayang-bayangi hidup kita. |